semua tentang adalah

Senin, 16 Januari 2017

Gunung Salak adalah gunung berapi yang terletak di dua kabupaten di Jawa Barat yaitu Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi. Pada awalnya kawasan hutan Gunung Salak berada dalam pengelolaan Perum Perhutani dalam Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), tetapi sejak tahun 2003 menjadi wilayah perluasan Taman Nasional Gunung Halimun, dan saat ini (tahun 2017) dikelola sebagai Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Gunung Salak memiliki puncak tertinggi yang di sebut Puncak Salak I dengan geoposisi 6°43' LS dan 106°44' BT dengan ketinggian 2.211 meter dari permukaan laut (2.211 mdpl),sedangkan Puncak Salak II memiliki ketinggian 1.926 mdpl. 


Puncak Salak I biasanya didaki dari arah timur yaitu dari Cimelati tepatnya di Desa Cibuntu, jalur lain yang dapat ditempuh adalah “jalan belakang” lewat Cidahu Sukabumi atau dari Kawah Ratu dekat Gunung Bunder. Puncak Salak I juga dapat ditempuh dari Puncak Salak II melewati jalur Sukamantri, Ciapus dengan medan yang cukup menyulitkan, pada Puncak Salak I kita dapat menemukan sebuah petilasan yang disebut sebagai makam Mbah Gunung Salak. Sedangkan Puncak Salak II yang merupakan puncak paling ramai dikunjungi bisa dicapai melalui bagian utara gunung, tepatnya melalui jalur Curugnangka.

Nama salak yang digunakan oleh Gunung Salak bukan berasal dari buah salak, tetapi berasal dari bahasa sansekerta “salaka” yang berarti “perak”. Seluruh tubuh gunung dari kaki sampai puncak tertutup oleh hutan hujan tropis yang lebat, sehingga kontur gunung yang memiliki banyak jurang yang curam dan dalam tidak terlihat oleh pendaki maupun penerbang yang melewati kawasan Gunung Salak. Meskipun Gunung Salak tergolong sebagai gunung dengan ketinggian yang rendah, tetapi memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi, baik karena karakteristik vegetasi maupun medannya.

Ditulis oleh Muhammad Hidayat pada 17.16 dalam , ,    Belum ada komentar »

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark Kami

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Cari disini